Saat Ini Adalah Era Di Mana Kata Menyerah Harus Dihapus Dari Kamus Penyandang Disabilitas

Menyerah adalah kata yang seharusnya tidak terdapat dalam hidup manusia. Baik mereka yang hidup secara normal atau penyandang disabilitas. Bahkan kata tersebut biasanya lebih hidup pada diri penyandang disabilitas.

/

Disabilitas merupakan kata lain dari difabel, adalah istilah meliputi gangguan atau keterbatasan fisik akibat masalah pada fungsi tubuh atau strukturnya. Penyandang disabilitas biasanya memiliki keterbatasan terhadap aktivitas-aktivitas yang biasanya dilakukan oleh orang-orang normal. Penyandang disabilitas dapat pula dikatakan sebagai orang yang memiliki kelainan fisik dan/atau mental. Penyandang disabilitas dibagi menjadi tiga jenis, yaitu :

– Disabilitas fisik
– Disabilitas mental
– Disabilitas fisik dan mental

Penyebab disabilitas sendiri bermacam-macam. Ada yang menjadi penyandang disabilitas sejak lahir, yang artinya mengalami gangguan dimulai dari masa kandungan. Ada pula yang menjadi penyandang disabilitas akibat kecelakaan tertentu. Disabilitas akibat kecelakaan biasanya berupa fisik, sementara disabilitas mental lebih banyak diderita sejak lahir.

Keterbatasan yang membatasi ruang gerak penyandang disabilitas kemudian dimanfaatkan pemerintah untuk memberdayakan mereka. Teknologi yang semakin maju, hingga kini memiliki kaki palsu atau alat bantu gerak bagi penyandang disabilitas. Sehingga tidak ada alasan lagi untuk terpuruk. Bahkan banyak kejuaraan yang mengkhususkan pada disabilitas, salah satunya adalah Asian Para Games 2018 yang diadakan di Indonesia beberapa bulan lalu. Pemerintah menyerukan untuk menghapus kata menyerah dari penyandang disabilitas. Sebab, ruang gerak para penyandang disabilitas kini hampir sama dengan orang-orang normal.

Tidak hanya itu, banyak perusahaan mulai merekrut penyandang disabilitas yang memiliki kualifikasi terbaik.Para penyandang disabilitas pasti memiliki kelebihan di bidang tertentu yang dapat diberdayakan untuk memberi manfaat, bagi perusahaan, negara, dan diri sendiri. Tidak ada lagi istilah difabel yang merugikan orang lain. Bahkan negara melindungi para penyandang disabilitas yang diatur dalam undang-undang.

Dalam era teknologi modern, tidak ada alasan lagi bagi penyandang disabilitas untuk terus terpuruk. Setiap orang yang memiliki kekurangan, pasti memiliki kelebihan di bidang lain. Temukan bidang tersebut dan jadilah warga negara yang membanggakan bangsa.